

Selain memiliki cita rasa dan aroma yang khas, teh hijau bubuk khas Jepang atau yang dikenal sebagai matcha semakin digemari karena punya banyak kebaikan bagi tubuh. Berbeda dengan teh hijau biasa yang daunnya dibuang setelah diseduh, ketika minum matcha, kita mengonsumsi seluruh bagian daun teh yang telah dihaluskan menjadi bubuk halus. Hasilnya, seluruh kebaikan dan nutrisi dalam daun teh bisa masuk dan diserap sempurna oleh tubuh. Apa saja kandungan nutrisi tersebut dan apa manfaat minuman matcha untuk kesehatan? Yuk simak lengkap pada artikel berikut serta tips konsumsi matcha yang tepat.
Kandungan gizi minuman matcha berasal dari cara menanamnya yang unik. Sebelum dipetik, pohon teh ditutupi dari sinar matahari langsung selama beberapa minggu. Proses ini membuat warna hijaunya makin pekat dan nutrisinya makin melimpah. Berikut adalah kandungan utama di dalam matcha:
Matcha sangat kaya akan antioksidan alami, terutama jenis katekin yang dinamakan Epigallocatechin Gallate (EGCG). EGCG merupakan salah satu jenis polifenol dengan konsentrasi tertinggi yang ditemukan pada daun teh, dan jumlahnya pada matcha jauh lebih tinggi dibandingkan jenis teh hijau lainnya karena daun teh dikonsumsi secara utuh dalam bentuk bubuk.[3]
Matcha mengandung kafein alami dalam jumlah yang sedang, lebih rendah dibandingkan kopi, namun sedikit lebih tinggi dibandingkan teh hijau seduh biasa. Kadar kafein ini terbentuk secara alami selama proses penanaman daun teh dengan metode shading (penutupan dari sinar matahari) sebelum dipanen.[1][5]
Minuman matcha murni mengandung L-theanine dalam jumlah tinggi, yaitu zat asam amino unik yang secara alami ditemukan pada tanaman teh (Camellia sinensis). Proses shading sebelum panen turut meningkatkan kadar L-theanine ini, menjadikan matcha salah satu sumber L-theanine tertinggi di antara jenis teh lainnya[5]
Bubuk matcha murni juga menyimpan berbagai nutrisi penting seperti vitamin A, C, E, dan K, serta mineral penting (kalium, kalsium, dan magnesium). Nutrisi ini secara alami terkandung dalam daun teh hijau berkualitas tinggi[4]
Berkat kombinasi kandungan nutrisinya yang unik, mengonsumi minuman matcha secara teratur bisa memberikan berbagai dampak positif bagi kesehatan seperti melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas, meningkatkan fokus dan konsentrasi, hingga mendukung metabolisme tubuh.
Tingginya kandungan EGCG atau antioksidan dalam matcha membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, seperti paparan asap kendaraan, polusi udara, dan sinar UV matahari. Jika diminum secara rutin dan diimbangi dengan gaya hidup sehat, matcha dapat berkontribusi dalam menjaga daya tahan tubuh dalam jangka panjang.[1]
Kombinasi L-theanine dan kafein dalam matcha bekerja secara sinergis dalam tubuh: kafein memberikan efek waspada, sementara L-theanine menekan rasa gelisah yang biasanya menyertai konsumsi kafein. Hasilnya, pikiran menjadi lebih jernih dan fokus tanpa disertai efek gelisah berlebih sehingga dapat membantu menyelesaikan pekerjaan dengan lebih baik. Selain itu, kombinasi kedua kandungan ini juga bisa meningkatkan daya ingat.[1]
Berbeda dengan lonjakan energi singkat yang diikuti oleh kelelahan mendadak (energy crash) pada minuman berkafein tinggi seperti kopi, pelepasan kafein dalam matcha berlangsung secara bertahap dan stabil berkat kehadiran L-theanine. Hal ini membuat tubuh terasa segar dalam waktu lebih lama, cocok untuk menemani berbagai aktivitas harian maupun olahraga.
Kandungan asam amino L-theanine dalam matcha dapat merangsang produksi hormon “bahagia” dalam otak, seperti dopamin dan serotonin. Efeknya bisa meredakan kecemasan ringan, membuat pikiran lebih santai, dan menjaga suasana hati (mood) tetap positif seharian.[5]]
Kandungan katekin dalam matcha dapat membantu mempercepat proses pembakaran kalori dan lemak tubuh (thermogenesis). Jika diimbangi dengan olahraga rutin dan pola makan seimbang, matcha bisa menjadi pendukung yang baik untuk menjaga berat badan tetap ideal.[2]
Dengan segala kebaikan nutrisinya, minuman matcha adalah pilihan minuman sehat yang sangat cocok untuk dikonsumsi sehari-hari untuk investasi kesehatan jangka panjang jika dipadukan dengan pola hidup sehat.[4]
Supaya bisa mendapatkan manfaat minuman matcha secara maksimal tanpa efek samping, perhatikan beberapa tips berikut:
Gunakan bubuk matcha murni (pure/ceremonial grade) tanpa campuran gula buatan, krimer tinggi lemak, atau perisa tambahan yang dapat menambah kalori kosong dan mengurangi efektivitas antioksidannya.
Sesuatu yang berlebih tentu tidak baik. Sebaiknya konsumsi bubuk matcha murni sekitar 2 hingga 4 gram per hari. Takaran ini sudah cukup memberi manfaat tanpa memicu gangguan pencernaan atau ketergantungan.
Meskipun L-theanine memberikan efek rileks atau menenangkan, kandungan kafein dalam matcha tetap dapat memengaruhi kualitas tidur jika dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur. Hindari mengonsumsi matcha di atas pukul 16.00 sore.
Minuman matcha sebaiknya dijadikan sebagai pelengkap dari pola makan gizi seimbang yang kaya akan serat, protein, dan lemak sehat, bukan sebagai pengganti makanan utama. Konsumsi matcha secara rutin jika digabung dengan pola makan seimbang serta olahraga rutin dapat mendukung penurunan berat badan.[2]
Meskipun matcha merupakan minuman yang menyehatkan, asupan cairan utama tubuh tetap harus dipenuhi oleh air putih. Minuman yang mengandung kafein, termasuk matcha, memiliki sifat diuretik ringan yang dapat merangsang ginjal untuk memproduksi urine lebih cepat, membuat tubuh lebih mudah atau cepat kehilangan cairan.
Jika matcha dikonsumsi berlebihan tanpa diimbangi pasokan air mineral yang cukup, meminum matcha justru bisa memicu dehidrasi ringan. Maka dari itu, penting untuk mengimbangi konsumsi matcha dengan air putih berkualitas seperti Pristine 8.6+ yang merupakan air dengan pH tinggi hasil pemrosesan teknologi nomor satu Jepang. Berkat proses yang canggih ini, Pristine 8.6+ dapat membantu proses hidrasi tubuh berlangsung dengan cepat.
Meskipun minuman matcha memberikan banyak manfaat, tubuh tetap memerlukan air mineral untuk menjalankan metabolisme secara optimal dan melancarkan aliran darah. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Pristine 8.6+ hadir sebagai pilihan air minum berkualitas tinggi.
Sesuai dengan slogannya "Canggih Airnya, Beda Manfaatnya", Pristine 8.6+ adalah air pH tinggi yang bersumber dari air pegunungan alami dan diproses menggunakan teknologi nomor satu Jepang. Teknologi canggih ini bekerja memecah molekul lebih kecil sehingga bantu hidrasi tubuh dengan cepat.
Referensi:
[1] Dietz, C., & Dekker, M. (2017). Effect of green tea phytochemicals on mood and cognition. Current Pharmaceutical Design, 23(19), 2876–2905. https://doi.org/10.2174/1381612823666170105151800
[2] Hursel, R., Viechtbauer, W., & Westerterp-Plantenga, M. S. (2009). The effects of green tea on weight loss and weight maintenance: A meta-analysis. International Journal of Obesity, 33(9), 956–961. https://doi.org/10.1038/ijo.2009.135
[3] Kochman, J., Jakubczyk, K., Antoniewicz, J., Mruk, H., & Janda, K. (2020). Health benefits and chemical composition of matcha green tea: A review. Molecules, 26(1), Article 85. https://doi.org/10.3390/molecules26010085
[4] Sakurai, K., Shen, C., Ezaki, Y., Inamura, N., Fukushima, Y., Masuoka, N., & Hisatsune, T. (2020). Effects of Matcha green tea powder on cognitive functions of community-dwelling elderly individuals. Nutrients, 12(12), Article 3639. https://doi.org/10.3390/nu12123639
[5] Unno, K., Noda, S., Kawasaki, Y., Yamada, H., Morita, A., Iguchi, K., & Nakamura, Y. (2017). Reduced stress and improved sleep quality caused by green tea are associated with a reduced caffeine content. Nutrients, 9(7), Article 777. https://doi.org/10.3390/nu9070777